Skip to main content

Beasiswa VDMS 2017 – 2018 (Mahasiswa D3, S1)

           
              Bagi Anda yang berstatus mahasiswa D3 atau pun S1, ini salah satu beasiswa dalam negeri yang sedang dibuka. Van Deventer-Maas Stichting (VDMS) Scholarship. Beasiswa untuk mahasiswa D3 dan S1 ini cukup rutin ditawarkan, terutama bagi universitas dan perguruan tinggi mitra VDMS. Ada sekitar 35 universitas mitra beasiswa VDMS. Misalnya saja UGM, ITB, IPB, ITS, Unpad, Unair, dll.  
            Beasiswa VDMS memang cukup rutin ditawarkan. Yang menarik dari beasiswa ini adalah beasiswa diberikan hingga akhir masa studi sesuai standar pendidikan. Kecuali memang jika tidak mampu mempertahankan prestasi (IPK kurang dari 3.00), beasiswa bisa dihentikan. 
            Apa saja yang didapatkan dari beasiswa VDMS 2017 – 2018? Penerima beasiswa akan memperoleh dana pendidikan sebesar Rp. 500.000 setiap bulan yang dibayarkan ke rekening pribadi, diberikan satu kali Bonus TOEFL (jika ada) sebesar Rp. 381.000 dan Bonus Lulus Tepat Waktu (S1 sebesar Rp. 650.000,- dan D3 sebesar Rp. 550.000), serta mendapatkan pelatihan pengembangan kapasitas pribadi (Capacity Building) melalui proses seleksi – yang semua biaya pelatihan ditanggung oleh Van Deventer-Maas Stichting. 
Persyaratan: 
1. Mahasiswa S1 tahun ke 1 - 3 dan mahasiswa D3 tahun ke 1 - 2
2. Usia maksimal 27 tahun
3. Berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu (dibuktikan dengan SKTM dan atau Surat rekomendasi dari pihak kampus yang menyatakan kondisi keuangan/kemampuan ekonomi mahasiswa yang bersangkutan)
4. IPK ≥ 3.00
5. Jurusan: Pertanian, Perikanan, Peternakan, Arsitektur, Seni dan Budaya, Biologi, Kimia, Matematika, Fisika, Komunikasi, Ekonomi, Pendidikan, Teknik, Bahasa, Manajemen, Kehutanan, Geografi, Kesehatan/Kedokteran, Sejarah, Informatika, Statistik, dll (kecuali Hukum, Ilmu Politik, Hubungan Internasional, Ilmu Administrasi Negara, Agama, dan Teologi)
6. Aktif berorganisasi atau di komunitas
7. Fasih berbahasa Inggris diutamakan
Dokumen aplikasi: 
1. Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) atau Surat rekomendasi dari pihak sekolah atau kampus (yang ditanda-tangani oleh Rektor/Dekan/Kaprodi) yang menyatakan kondisi ekonomi keluarga.
2. Transkrip akademik atau IPK terbaru (miniminal dengan nilai 3.00)
3. Slip gaji resmi Orang tua atau wali, baik dari institusi pemerintah atau swasta.
Apabila kedua orang tua bekerja, maka wajib melampirkan slip gaji keduanya, maksimal 2 (dua) bulan terakhir.
4. Surat keterangan pekerjaan dan penghasilan orang tua/wali (bila wiraswasta), yang disahkan oleh Kelurahan atau Surat pernyataan pekerjaan dan penghasilan yang dibuat dan ditanda-tangani di atas meterai Rp. 6.000,-.
5. Fotokopi KTP, Kartu Tanda Mahasiswa (KTM), Kartu Keluarga (KK)
6. Fotokopi halaman depan buku tabungan
7. Tagihan listrik atau telepon (maksimal 2 bulan terakhir)
8. Essay mengenai diri Anda (keluarga, studi dan kegiatan sosial dan prestasi), mengapa VDMS harus memilih Anda untuk menjadi penerima beasiswa, apa yang Anda harapkan jika terpilih sebagai penerima beasiswa, dan apa yang akan Anda lakukan bagi masyarakat setelah selesai menerima beasiswa dan lulus kuliah. (Minimal 1.5 halaman A4, Huruf: Times New Roman, ukuran 11, dan spasi 1).
Pendaftaran: 
Sebelum mengajukan beasiswa, pastikan bahwa universitas Anda masuk Daftar Mitra beasiswa VDMS. Jika tertera, selanjutnya lakukan beberapa tahapan berikut untuk mengajukan beasiswa. 
Pertama, pelamar mendaftar terlebih dahulu secara online di website VDMS: vas.vdms-scholarship.org

Masukkan email aktif yang digunakan, selanjutnya lengkapi formulir yang harus diisi secara online tersebut. Setelah rampung, periksa email, apakah Anda mendapatkan pesan untuk melanjutkan ke tahap ke 2. Jika mendapatkan pesan untuk melanjutkan ke tahap kedua, maka akan diberikan link untuk melengkapi formulir kedua. Di formulir kedua tersebut, Anda juga perlu mengunggah softcopy foto terbaru (foto close up dengan jas almamater bukan selfie atau seluruh badan). Perlu diingat, hanya mereka yang mendapatkan pesan untuk melanjutkan ke tahap ke 2 yang selanjutnya bisa mengirimkan dokumen aplikasi. 
Kedua, siapkan dokumen aplikasi di atas bersama formulir daftar dokumen (unduh di laman pendaftaran online). Selanjutnya serahkan ke Penanggung Jawab beasiswa VDMS di kampus Anda. Nama penanggung jawab tertera di daftar mitra beasiswa VDMS.
Pendaftaran online Beasiswa VDMS 2017 – 2018 dibuka mulai 10 Februari – 10 Maret 2017. Penyerahan dokumen aplikasi juga bisa ditanyakan langsung ke masing-masing kampus. Pengumuman hasil seleksi akan disampaikan akhir Juni 2017.

Kontak:
Representative Office in Indonesia
Jl. Purwanggan No.9
Kelurahan Purwokinanti,
Kecamatan Pakualaman
Yogyakarta 55112
Telp : 0274-510406
Fax : 0274-556549
Email: deventer@cbn.net.id

Comments

Popular posts from this blog

Jauh

Kamu pasti takut sendiri... aku juga... kemarin, waktu kau bilang kau akan pergi jauh aku makin takut Ada semacamperih dalam hati Ynag membuat mataku dipaksa berair Pipiku becek... Sayangnya..... Airmataku ..... Sederas dan sebanyak apapun ia mengalir Tampakna tak punya daya menahanm Untuk tetap disini Maka, detim tu aku pura pura tersenyum dan detik selanjutnya aku menyadari Bahwa ersenyum sama sekali tak melegakan Menjauh untuk menjaga Kau tahu,,, Sejujurnya aku benci konsep itu Terlalu Menyedihkan Seperti perumpamaan klasik Tentang matahari yang mencintai bumi dengan jaraknya Menjauh untuk menjaga Sampai pada baris tulisan ini aku masih belum bisa menerima konsep itu seperti rela menunggu untuk kebahagiaan Lagi-lagi entahlah Barangkali karena kau terlalu merindukanmu hingga bahkan aku rela menunggumu Terlebih lagi membuatmu menunggu

Dua Orang Calon Nelayan

Sekedar cerita, ada dua orang calon nelayan, sebut saja si optimis dan si pesimis. Mereka berdua sama-sama punya tabungan sedikit. Tapi si optimis berani menggunakan tabungannya untuk membeli jaring ikan, dan menyewa perahu. Sementara si pesimis tak mau mengeluarkan uangnya untuk membeli jaring dan menyewa perahu. . Akhirnya apa yang terjadi, dengan menggunakan perahu dan jaring, si Optimis setiap hari selalu mampu menangkap banyak ikan dan menjualnya. Sehingga ia bisa mendapatkan uang lebih banyak dari profesinya sebagai nelayan yang sukses. Sementara si Pesimis masih dengan sisa tabungannya yang sedikit. Tapi karena tak mau membeli jaring dan menyewa perahu, bahkan membeli alat pancing pun tak mau, akhirnya ia berusaha berenang ke lautan dan mengejar ikan satu per satu. Namun bukannya dapat, malah si pesimis hampir tenggelam.  . Si Optimis akhirnya sukses mendapat penghasilan sebagai nelayan, uang tabungannya yang ia pakai utuk membeli jaring dan menyewa perah...

Dunia Selalu Berputar

"Tidak baik jika kita menutup-nutupi kelemahan dan kegagalan dengan banyak alasan . Terimalah, dan hadapilah kegagalan itu sebagai pengalaman dan pelajaran berharga, agar bisa jadi pedoman dan tuntunan untuk mencapai kemajuan dan keberhasilan yang lebih berarti di kemudian hari" Dear  Halma , Kita tahu bahwa dunia ini selalu berputar. Adakalanya manusia ada di bawah, atau sebaliknya ada di atas. Ada orang bertanya kepada saya, bagaimana dengan kenyataan yang sering kita lihat begitu banyak orang-orang yang selalu di bawah? Bukankah mereka juga tinggal di bumi yang sama dengan orang-orang yang mampu dan kuat berada di atas? Sering kita lihat orang-orang yang sudah di atas malah semakin ke atas. Temanku, pandangan itu semua hanyalah ironi . Kita tidak pernah tahu apa   yang terjadi pada mereka yang sudah   ada di atas. Kebanyakan di antara   kita melihat mereka yang di atas selalu dari 'materi' atau jabatan. Namun perca...