Skip to main content

Beasiswa Taiwan 2017 - 2018 (S1, S2, S3)


            Kesempatan Beasiswa Taiwan 2017 kembali tersedia buat pelajar Indonesia. Pemerintah Taiwan melalui Kementerian Pendidikan (MOE) mengumumkan peluang beasiswa S1, S2, dan S3 di Taiwan tahun 2017. Beasiswa yang dikenal dengan Taiwan Scholarship Program ini menawarkan studi di universitas-universitas Taiwan, baik berbahasa pengantar Inggris, maupun yang menggunakan bahasa Mandarin.
            Penerima beasiswa S1 Taiwan nantinya akan mendapatkan tunjangan hidup dari Pemerintah Taiwan sebesar NT$ 15.000 atau setara USD$ 500 per bulan. Sedangkan penerima beasiswa S2 dan S3 akan memperoleh tunjangan hidup sebesar  NT$ 20.000 atau setara USD$ 666 per bulan. Selain biaya hidup, beasiswa Pemerintah Taiwan 2017 juga mencakup biaya kuliah dan biaya akademis lainnya. Kementerian Pendidikan Taiwan memberikan NT$ 40.000 per semester untuk subsidi biaya kuliah setiap mahasiswa. Namun, jika biaya yang dibutuhkan melebihi dari nominal yang ditetapkan, maka kelebihan biaya akan menjadi tanggungan penerima beasiswa atau universitas tujuan. 
            Ada biaya lain yang harus disediakan sendiri oleh penerima beasiswa, di antaranya biaya administrasi universitas, penasehat tesis, premi asuransi, biaya akomodasi, dan biaya internet. Jumlah yang dikeluarkan ini biasanya jauh lebih rendah dari nominal beasiswa yang diberikan. 
            Durasi beasiswa di Taiwan 2017 diberikan maksimum 4 tahun untuk program S1, 2 tahun untuk S2, dan 4 tahun untuk program S3. Sementara, jika mengambil program kombinasi diberikan beasiswa hingga 5 tahun. 

Persyaratan: 
1. Pelamar merupakan warganegara asing berijazah SLTA atau memiliki gelar di jenjang setelah SLTA (S1/S2) dengan prestasi akademik memuaskan dan karakter moral yang baik 
2. Tidak memenuhi syarat bagi pelamar berikut:
   ▪ Berkewarganegaraan China atau mahasiswa China yang ada di luar negeri 
   ▪ Sudah terdaftar atau berstatus mahasiswa di salah satu universitas/perguruan tinggi Taiwan 
   ▪ Sudah pernah studi di Taiwan pada jenjang gelar yang sama di mana saat ini berniat mendaftarkan diri 
   ▪ Merupakan mahasiswa pertukaran atau joint degree yang diterima berdasarkan perjanjian kerjasama akademik antara universitas/perguruan tinggi lokal dengan universitas/perguruan tinggi internasional 
   ▪ Sudah pernah menerima Taiwan Scholarship selama lebih dari total lima tahun 
   ▪ Pernah dicabut dari penerima Taiwan Scholarship atau Huayu
Enrichment Scholarship oleh MOE di masa lalu 
   ▪ Merupakan penerima beasiswa lain atau subsidi yang ditawarkan Pemerintah Taiwan atau institusi pendidikan Taiwan. Di luar subsidi yang ditawarkan oleh universitas/perguruan tinggi untuk menutupi biaya kuliah dan biaya lainnya yang melebihi batas beasiswa 
3. Pelamar harus mendaftar secara langsung ke universitas/perguruan tinggi berdasarkan deadline yang ditetapkan masing-masing 
Dokumen aplikasi: 
1. Formulir aplikasi Aplikasi Beasiswa Taiwan 2017 (Unduh
2. Fotokopi paspor dan kartu keluarga
3. Fotokopi ijazah dan transkrip nilai  pendidikan terakhir
4. Fotokopi formulir yang digunakan saat mendaftar ke universitas (Contoh Fotokopi bukti transfer uang pendaftaran, formulir pendaftaran universitas, fotokopi bukti tanda terima aplikasi pendaftaran, email).
5. Fotokopi Sertifikat Kemampuan Bahasa:
   › Program studi yang TIDAK menggunakan bahasa Inggris:
Fotokopi sertifikat “Test of Chinese as a Foreign Language” (TOCFL) dengan minimal tingkat menengah (L3). Tidak menerima sertifikat lain selain TOCFL
   › Program studi bahasa Inggris:
Fotokopi sertifikat TOEFL/TOEIC/IELTS atau sertifikat test kemampuan bahasa dari instansi yang sudah diakui Internasional.
6. Dua buah surat rekomendasi yang sudah ditandatangani dan tertutup rapat dalam amplop. (Contoh dari Kepala Sekolah, Rektor, Dekan, Profesor atau supervisor ). Surat rekomendasi dalam bentuk email atau fotokopi tidak berlaku.
Pendaftaran: 
Sebelum mengajukan beasiswa Taiwan 2017 - 2018, silakan daftarkan diri Anda terlebihi dahulu ke universitas dan program yang diminati di Taiwan berdasarkan program yang sudah ditentukan di www.esit.org.tw/programs
Berikutnya lengkapi dokumen aplikasi beasiswa yang diminta di atas, lalu kirim ke: 
Kantor Taipei Economic and Trade Office
Gedung Artha Graha lt.17, Jl. Jend Sudirman kav 52-53, SCBD, Jakarta 12190
*Tuliskan pada amplop untuk aplikasi beasiswa yang tertera di atas
Pendaftaran beasiswa tersebut diajukan paling lambat 31 Maret 2017. TETO akan mengumumkan daftar penerima Beasiswa ini di website TETO ( www.roc-taiwan.org/id ) sebelum 31 Mei 2017. Untuk pertanyaan lebih lanjut bisa disampaikan melalui email: beasiswa@teto.or.id

Comments

Popular posts from this blog

Beasiswa Australia 2017 – 2018 Program S2, S3

            Pemerintah Australia 2017 – 2018 tersebut siap menerima aplikasi beasiswa S2 atau beasiswa S3 untuk studi di sejumlah universitas terkemuka Australia. Ada persamaan beasiswa Australia Awards dengan beasiswa NZAS dari New Zealand. Yakni keduanya merupakan beasiswa penuh yang menawarkan beragam pilihan tujuan universitas.              Beasiswa Australia Awards 2017 – 2018 memberi kesempatan bagi kandidat Indonesia yang memiliki kualitas pribadi maupun profesional, kompetensi akademik, dan yang paling penting potensi untuk memberikan pengaruh bagi tantangan pembangunan di Indonesia. Sangat dianjurkan bagi pelamar dari kalangan perempuan, penderita disabilitas, dan mereka yang berasal dari fokus area berikut, yakni Aceh, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Papua, dan Papua Barat.             ...

PENYEBAB OTAK MENGECIL (ATROFI CEREBRI).

ALANGKAH BAIKNYA KALAU KITA MENGETAHUI BEBERAPA HAL YANG MENYEBABKAN OTAK MENGECIL (ATROFI CEREBRI). Proses penuaan bisa membuat volume otak mengecil karena sebagian selnya akan mati atau mulai mengalami kerusakan. Beberapa kebiasaan buruk bisa membuat proses tersebut terjadi lebih cepat, sehingga volume otak menyusut sejak masih muda. Hal-hal sepele yang sering diabaikan seperti misalnya TIDAK SARAPAN, rupanya sangat berpengaruh terhadap fungsi otak. Begitu juga dengan kebiasaan-kebiasaan yang kadang tidak terlalu diperhatikan, mulai dari kurang tidur hingga jarang bicara. Selengkapnya, kebiasaan-kebiasaan buruk yang membuat volume otak menyusut adalah sbb, seperti dikutip dari Healthmad ✳ 1. TIDAK SARAPAN Sarapan di pagi hari penting untuk menjaga kadar gula darah, yang dibutuhkan agar otak bisa bekerja dengan baik. Kadar gula yang terlalu rendah bisa membuat otak kurang nutrisi lalu lama-kelamaan volumenya akan menyusut. ✳ 2. GALAK Emosi yang meledak-ledak k...

Beasiswa GSEP S1 di Tokyo Institute of Technology, Jepang 2017

Siapa tak kenal salah satu universitas terbaik Jepang ini. Ya, Tokyo Institute of Technology (Tokyo Tech). Bila Anda lulusan SMA/SMK/sederajat dan berniat melanjutkan kuliah S1 di sana, tahun ini Tokyo Tech, menyediakan  beasiswa penuh  yang menanggung biaya studi selama empat tahun pendidikan S1 yang dimulai 2017. Beasiswa ini tersedia bagi pelamar Global Scientists and Engineers Program (GSEP). Yakni program baru di Tokyo Institute of Technology untuk mencari kandidat internasional potensial yang ingin mengenyam pendidikan teknik dan sains di kampus mereka. Yang menarik dari GSEP adalah semua mata kuliah diajarkan dalam bahasa Inggris. Memungkinkan bagi pelamar yang memiliki keterbatasan dalam berbahasa Jepang atau tidak mengerti bahasa Jepang sama sekali. Jadi, bila Anda memiliki rencana melanjutkan S1 di Tokyo Institute of Technology, program beasiswa GSEP 2017 ini layak Anda pertimbangkan. Kandidat terpilih nantinya akan mengambil gelar Bachelor of Engineering di...