Skip to main content

Beasiswa PCINU Sudan Jenjang S1 di Universitas Sudan

Beasiswa PCINU Sudan Jenjang S1 di Universitas Sudan


Ini salah satu kesempatan beasiswa S1 bagi Anda yang ingin memperdalam ilmu agama. Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Sudan kembali membuka pendaftaran beasiswa sekaligus mendatangkan mahasiswa-mahasiswa baru dari pesantren-pesantren Nahdlatul Ulama di Indonesia untuk kuliah di beberapa universitas Sudan, khususnya International University of Africa tahun akademik 2017 – 2018.

Beasiswa S1 PCINU Sudan menawarkan enam (6) fokus bidang studi yang bisa diambil, yakni fakultas Adab (Sastra), fakultas dirasah Islamiyah (Studi Islam), fakultas syariah wal qonun (hukum Islam), fakultas Tarbiyah (Pendidikan), fakultas lugoh arobiyah (bahasa Arab), serta fakultas Al Quran.

Para penerima beasiswa nantinya akan memperoleh tanggungan biaya pendidikan selama menempuh studi S1 serta disediakan asrama mahasiswa. Namun beasiswa S1 Sudan ini tidak mencakup biaya tiket keberangkatan Jakarta-Khartoum, biaya hidup selama menempuh pendidikan, serta biaya daftar ulang setiap semester. Biaya-biaya tersebut harus disediakan sendiri oleh penerima beasiswa.

Bagi Anda para alumni madrasah aliyah/sederajat dari pondok pesantren yang berminat bisa memanfaatkan beasiswa ini dengan memenuhi sejumlah persyaratan yang ditetapkan PCINU Sudan.

Persyaratan umum:
1. Mampu berbahasa Arab aktif
2. Berakhlakul karimah
3. Bersedia berkhidmah di PCINU Sudan
4. Hafal Al Qur'an minimal 2 jus (jus 29 C& jus 30)
5. Bersedia membayar biaya administrasi yang telah ditentukan
6. Tidak menerima beasiswa lain

Persyaratan Khusus
A. Menyerahkan berkas-berkas sebagai berikut
   1. Ijazah dan transkrip nilai
   2. Nilai rata-rata ijazah minimal 7,0
   3. Foto
   4. Akte Lahir
   5. Surat Keterangan Sehat dari Rumah Sakit terdekat (bebas Hepatitis dan AIDS)
   6. Kartu keanggotaan (KartaNU) atau Surat Rekomendasi dari kantor NU setempat yang menyatakan anggota NU (MWCNU, PCNU, PWNU, PBNU)
   7. Surat Rekomendasi dari Pesantren/Sekolah asal (MWCNU, PCNU, PWNU, PBNU)
   8. Surat persetujuan orangtua/wali

B. Membayar biaya-biaya sebagai berikut:
   1. Biaya pendaftaran sebesar 200 USD
   2. Infaq untuk PCINU Sudan sebesar 100 USD
   3. Biaya registrasi kampus, imigrasi, dan akomodasi selama satu bulan sebesar 400 USD

Pendaftaran:
Pelamar yang berminat dapat melakukan pendaftaran dengan cara mengisi formulir pendaftaran online terlebih dahulu di www.pcinusudan.com

Selanjutnya kirim berkas yang dibutuhkan seperti tertera di persyaratan khusus di atas ke alamat email: beasiswanusudan1@gmail.com

Pendaftaran dibuka mulai 17 Januari – 10 Februari 2017. Seleksi berkas pada 11 Februari dan wawancara (online) digelar 15 Februari. Pengumuman penerima beasiswa akan disampaikan pada 1 Juni 2017.

Biaya pendaftaran beasiswa PCINU Sudan (200 USD) yang dibayarkan di awal akan dikembalikan apabila pendaftar tidak lulus dari tahap seleksi berkas maupun tahap seleksi wawancara. Biaya pendaftaran tersebut dikirim ke rekening: 0390525919 BNI atas nama IZZA KHOLIDAD (Ngemplak - Pati).

Sementara, biaya lain selain biaya pendaftaran baru dibayarkan apabila pendaftar dinyatakan lulus.

Kontak:
Muhammad Dzakwanul Faqiih
WhatsApp: +249 99 586 6339 / Pin BBM: 5571647B

Kiki Ahmad Syakirin
WhatsApp: +249 99 780 6678 / Pin BBM: D1A7646A

Imam Musthofa
WhatsApp: +249 99 266 4370 / Pin BBM: 7B1FC80B

Comments

Popular posts from this blog

Beasiswa Australia 2017 – 2018 Program S2, S3

            Pemerintah Australia 2017 – 2018 tersebut siap menerima aplikasi beasiswa S2 atau beasiswa S3 untuk studi di sejumlah universitas terkemuka Australia. Ada persamaan beasiswa Australia Awards dengan beasiswa NZAS dari New Zealand. Yakni keduanya merupakan beasiswa penuh yang menawarkan beragam pilihan tujuan universitas.              Beasiswa Australia Awards 2017 – 2018 memberi kesempatan bagi kandidat Indonesia yang memiliki kualitas pribadi maupun profesional, kompetensi akademik, dan yang paling penting potensi untuk memberikan pengaruh bagi tantangan pembangunan di Indonesia. Sangat dianjurkan bagi pelamar dari kalangan perempuan, penderita disabilitas, dan mereka yang berasal dari fokus area berikut, yakni Aceh, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Papua, dan Papua Barat.             ...

PENYEBAB OTAK MENGECIL (ATROFI CEREBRI).

ALANGKAH BAIKNYA KALAU KITA MENGETAHUI BEBERAPA HAL YANG MENYEBABKAN OTAK MENGECIL (ATROFI CEREBRI). Proses penuaan bisa membuat volume otak mengecil karena sebagian selnya akan mati atau mulai mengalami kerusakan. Beberapa kebiasaan buruk bisa membuat proses tersebut terjadi lebih cepat, sehingga volume otak menyusut sejak masih muda. Hal-hal sepele yang sering diabaikan seperti misalnya TIDAK SARAPAN, rupanya sangat berpengaruh terhadap fungsi otak. Begitu juga dengan kebiasaan-kebiasaan yang kadang tidak terlalu diperhatikan, mulai dari kurang tidur hingga jarang bicara. Selengkapnya, kebiasaan-kebiasaan buruk yang membuat volume otak menyusut adalah sbb, seperti dikutip dari Healthmad ✳ 1. TIDAK SARAPAN Sarapan di pagi hari penting untuk menjaga kadar gula darah, yang dibutuhkan agar otak bisa bekerja dengan baik. Kadar gula yang terlalu rendah bisa membuat otak kurang nutrisi lalu lama-kelamaan volumenya akan menyusut. ✳ 2. GALAK Emosi yang meledak-ledak k...

Beasiswa GSEP S1 di Tokyo Institute of Technology, Jepang 2017

Siapa tak kenal salah satu universitas terbaik Jepang ini. Ya, Tokyo Institute of Technology (Tokyo Tech). Bila Anda lulusan SMA/SMK/sederajat dan berniat melanjutkan kuliah S1 di sana, tahun ini Tokyo Tech, menyediakan  beasiswa penuh  yang menanggung biaya studi selama empat tahun pendidikan S1 yang dimulai 2017. Beasiswa ini tersedia bagi pelamar Global Scientists and Engineers Program (GSEP). Yakni program baru di Tokyo Institute of Technology untuk mencari kandidat internasional potensial yang ingin mengenyam pendidikan teknik dan sains di kampus mereka. Yang menarik dari GSEP adalah semua mata kuliah diajarkan dalam bahasa Inggris. Memungkinkan bagi pelamar yang memiliki keterbatasan dalam berbahasa Jepang atau tidak mengerti bahasa Jepang sama sekali. Jadi, bila Anda memiliki rencana melanjutkan S1 di Tokyo Institute of Technology, program beasiswa GSEP 2017 ini layak Anda pertimbangkan. Kandidat terpilih nantinya akan mengambil gelar Bachelor of Engineering di...