Skip to main content

Rencana Hidup

"Buatlah rencana yang pasti untuk
meletupkan gairah Anda dan mulailah
serentak, baik Anda siap atau tidak,
lakukanlah rencana tersebut". -
Napoleon Hill 


Dear Halmahera yang optimis

Seseorang biasanya lebih berkomitmen
dalam membuat rencana untuk tempatnya
bekerja dan melaksanakannya, daripada
berkomitmen membuat rencana hidupnya
dan mewujudkannya. 

Perencanaan adalah komponen penting
setiap pencapaian. Anda perlu
merencanakan, mencari nasihat,
mengumpulkan informasi, mengembangkan
keahlian dan mempersiapkan diri
secara matang untuk mencapai impian. 

Kebanyakan orang punya mimpi, tapi
tidak punya rencana kehidupan mereka
untuk mewujudkannya. Mereka hanya
berfantasi dan berharap. Mereka juga
hanya merespons apa yang diberikan
kehidupan sesuai dengan kebutuhan
saat itu.

Tanpa persiapan dan perencanaan, Anda
hanya akan memboroskan banyak waktu,
energi dan uang. Kurangnya persiapan
dan perencanaan juga menyebabkan
risiko gagal lebih besar. Dalam
bidang apapun, untuk mencapai tujuan
yang Anda raih selalu dibutuhkan
persiapan dan perencanaan. 

Berhentilah menggunakan alasan
'biarkan hidup mengalir'. Jangan
harapkan hasil yang maksimal jika
Anda kurang persiapan dan
perencanaan. 

Suatu persiapan dan perencanaan
membantu Anda mengantisipasi berbagai
kemungkinan buruk yang bisa terjadi
saat Anda mewujudkan tujuan Anda. 

Sebuah perencanaan berawal daftar
yang perlu Anda lakukan untuk
mencapai tujuan Anda. Lalu aturlah
prioritas sesuai urutannya. 

Masa depan Anda, bisa Anda
rencanakan. Keberhasilan di masa
depan adalah milik orang-orang yang
mau mempersiapkan, merencanakan, dan
melaksanakan rencana tersebut!







Comments

Popular posts from this blog

Goa Surowono

Gua Surowono Kediri merupakan lorong bawah tanah dengan sungai yang airnya sangat jernih. Gua ini berada di Desa Canggu, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, yang konon merupakan sistem kanal, bagian dari  Candi Surowono , yang telah ada sejak jaman Kerajaan Kediri . Goa Surowono sebenarnya adalah aliran sungai (kanal) bawah tanah, yang menurut cerita dari penduduk setempat, sudah ada sejak jaman Kerajaan Kadiri, dan tidak ada yang tahu kapan tempat ini dibuat. Di jaman dahulu, Goa Surowono ini digunakan sebagai saluran irigasi karena berbentuk kanal dan mempunyai 5 cabang lorong utama dan panjang sekitar 800 meter bila dihitung dari ujung muara hingga bertemu aliran sungai. Karena berbentuk kanal (aliran sungai bawah tanah), rugi bila kamu berkunjung kesini dan tidak mencoba untuk memasuki terowongannya. Di awal lorong tempat masuk Goa, tingginya sekitar 160cm, bisa dilewati oleh tubuh orang dewasa. Semakin masuk ke dalam goa, leba...

Jauh

Kamu pasti takut sendiri... aku juga... kemarin, waktu kau bilang kau akan pergi jauh aku makin takut Ada semacamperih dalam hati Ynag membuat mataku dipaksa berair Pipiku becek... Sayangnya..... Airmataku ..... Sederas dan sebanyak apapun ia mengalir Tampakna tak punya daya menahanm Untuk tetap disini Maka, detim tu aku pura pura tersenyum dan detik selanjutnya aku menyadari Bahwa ersenyum sama sekali tak melegakan Menjauh untuk menjaga Kau tahu,,, Sejujurnya aku benci konsep itu Terlalu Menyedihkan Seperti perumpamaan klasik Tentang matahari yang mencintai bumi dengan jaraknya Menjauh untuk menjaga Sampai pada baris tulisan ini aku masih belum bisa menerima konsep itu seperti rela menunggu untuk kebahagiaan Lagi-lagi entahlah Barangkali karena kau terlalu merindukanmu hingga bahkan aku rela menunggumu Terlebih lagi membuatmu menunggu

Dua Orang Calon Nelayan

Sekedar cerita, ada dua orang calon nelayan, sebut saja si optimis dan si pesimis. Mereka berdua sama-sama punya tabungan sedikit. Tapi si optimis berani menggunakan tabungannya untuk membeli jaring ikan, dan menyewa perahu. Sementara si pesimis tak mau mengeluarkan uangnya untuk membeli jaring dan menyewa perahu. . Akhirnya apa yang terjadi, dengan menggunakan perahu dan jaring, si Optimis setiap hari selalu mampu menangkap banyak ikan dan menjualnya. Sehingga ia bisa mendapatkan uang lebih banyak dari profesinya sebagai nelayan yang sukses. Sementara si Pesimis masih dengan sisa tabungannya yang sedikit. Tapi karena tak mau membeli jaring dan menyewa perahu, bahkan membeli alat pancing pun tak mau, akhirnya ia berusaha berenang ke lautan dan mengejar ikan satu per satu. Namun bukannya dapat, malah si pesimis hampir tenggelam.  . Si Optimis akhirnya sukses mendapat penghasilan sebagai nelayan, uang tabungannya yang ia pakai utuk membeli jaring dan menyewa perah...