Skip to main content

Beasiswa OTS 2017 – 2018 ke Belanda


Peluang baik ini kembali dibuka bagi Anda yang bercita-cita melanjutkan studi ke Belanda. Orange Tulip Scholarship (OTS) 2017 – 2018. Beasiswa OTS dikhususkan bagi warganegara Indonesia yang berminat melanjutkan kuliah, baik jenjang foundation, bachelor, atau master di universitas-universitas Belanda. Beasiswa OTS didukung oleh institusi pendidikan tinggi Belanda, perusahaan Belanda, dan Pemerintah Indonesia yang tergabung sebagai sponsor. 

Cukup banyak perguruan tinggi maupun universitas Belanda yang berpartisipasi dalam skema beasiswa ini. Misalnya Rotterdam School of Management, Erasmus University, Institute for Housing and Urban Development Studies (IHS), Erasmus University Rotterdam, Rotterdam Business School, Tio University of Applied Sciences, dan University of Amsterdam.

Khusus Beasiswa OTS 2017 – 2018, universitas yang ikut serta akan terus bertambah. Peluang itu tentunya sangat menguntungkan pelamar karena membuka kesempatan lebih besar untuk memperoleh beasiswa ke Belanda. 

Beasiswa OTS disediakan dalam bentuk pengurangan dari biaya studi (parsial) hingga potongan biaya kuliah keseluruhan (full). Selain biaya studi, ada juga yang menyediakan hingga biaya visa dan biaya asuransi. Nominal beasiswa ini berbeda-beda tergantung universitas / sponsor yang menawarkan. Misalnya di periode sebelumnya, Beasiswa program Master Biomedical Sciences (BMS) dan Master Molecular Mechanisms of Disease (MMD) di Radboud University Medical Center. Beasiswa diberikan dalam bentuk potongan biaya kuliah antara € 7.950 dan € 8.855. Selain itu mereka juga menyediakan biaya visa dan biaya asuransi sebesar biaya sebenarnya (actual cost). 

Atau misalnya beasiswa program master di Faculty of Economics and Business, University of Amsterdam. Beasiswa berupa potongan keseluruhan dari biaya studi. Nilainya € 18.000 per tahun. Begitu pun dengan beasiswa lain yang bisa dicek sendiri di masing-masing universitas yang berpartisipasi. 

Persyaratan umum: 
› Warga Negara Indonesia
› Tidak sedang menempuh studi pendidikan di Belanda atau bekerja di Belanda
› Saat ini sedang menjalani proses pendaftaran atau sudah diterima di salah satu universitas di Belanda peserta OTS
 › Memenuhi syarat-syarat khusus yang dibutuhkan oleh skema Orange Tulip Scholarship yang didaftarkan. 
Dokumen aplikasi: 
Masing-masing universitas memiliki persyaratan khusus dan juga dokumen aplikasi yang berbeda untuk beasiswa. Pelamar bisa memeriksanya melalui laman Neso Indonesia. Dua di antara dokumen aplikasi yang diminta adalah: 
› Formulir OTS (Unduh)
› Bukti telah memulai pendaftaran / telah diterima di institusi atau universitas tujuan
Selain itu ada yang meminta CV (dalam bahasa Inggris) dan Surat Rekomendasi. Silakan dilengkapi sesuai permintaan masing-masing universitas tujuan. 

Pendaftaran: 
Pendaftaran dan pengajuan Beasiswa OTS 2017 - 2018 dimulai Oktober 2016 sampai 1 April 2017.
Namun, beberapa skema menerapkan deadline berbeda. Pelamar bisa mengeceknya melalui laman Neso Indonesia (www.nesoindonesia.or.id)
Lengkapi dokumen aplikasi yang diperlukan dalam bentuk soft copy (Word atau PDF). 
Dokumen yang telah disiapkan dalam bentuk soft copy dikirim via email ke: ots@nesoindonesia.or.id (maksimum 2 MB).  
Perlu diingat, pendaftaran beasiswa dan ke universitas adalah terpisah. Sebelum mengajukan beasiswa OTS, pelamar terlebih dahulu harus mendaftar ke universitas yang dituju berdasarkan skema yang ditawarkan. Setelah adanya bukti telah memulai pendaftaran (konfirmasi email/online) atau telah memiliki LoA, baru pelamar diperkenankan mendaftar beasiswa.

Kontak:
Neso Indonesia
Menara Jamsostek lt. 20
Jl. Gatot Subroto 38
Jakarta 12710
t. (021) 5290-2172
e. ots@nesoindonesia.or.id


Comments

Popular posts from this blog

Dua Orang Calon Nelayan

Sekedar cerita, ada dua orang calon nelayan, sebut saja si optimis dan si pesimis. Mereka berdua sama-sama punya tabungan sedikit. Tapi si optimis berani menggunakan tabungannya untuk membeli jaring ikan, dan menyewa perahu. Sementara si pesimis tak mau mengeluarkan uangnya untuk membeli jaring dan menyewa perahu. . Akhirnya apa yang terjadi, dengan menggunakan perahu dan jaring, si Optimis setiap hari selalu mampu menangkap banyak ikan dan menjualnya. Sehingga ia bisa mendapatkan uang lebih banyak dari profesinya sebagai nelayan yang sukses. Sementara si Pesimis masih dengan sisa tabungannya yang sedikit. Tapi karena tak mau membeli jaring dan menyewa perahu, bahkan membeli alat pancing pun tak mau, akhirnya ia berusaha berenang ke lautan dan mengejar ikan satu per satu. Namun bukannya dapat, malah si pesimis hampir tenggelam.  . Si Optimis akhirnya sukses mendapat penghasilan sebagai nelayan, uang tabungannya yang ia pakai utuk membeli jaring dan menyewa perah...

PENYEBAB OTAK MENGECIL (ATROFI CEREBRI).

ALANGKAH BAIKNYA KALAU KITA MENGETAHUI BEBERAPA HAL YANG MENYEBABKAN OTAK MENGECIL (ATROFI CEREBRI). Proses penuaan bisa membuat volume otak mengecil karena sebagian selnya akan mati atau mulai mengalami kerusakan. Beberapa kebiasaan buruk bisa membuat proses tersebut terjadi lebih cepat, sehingga volume otak menyusut sejak masih muda. Hal-hal sepele yang sering diabaikan seperti misalnya TIDAK SARAPAN, rupanya sangat berpengaruh terhadap fungsi otak. Begitu juga dengan kebiasaan-kebiasaan yang kadang tidak terlalu diperhatikan, mulai dari kurang tidur hingga jarang bicara. Selengkapnya, kebiasaan-kebiasaan buruk yang membuat volume otak menyusut adalah sbb, seperti dikutip dari Healthmad ✳ 1. TIDAK SARAPAN Sarapan di pagi hari penting untuk menjaga kadar gula darah, yang dibutuhkan agar otak bisa bekerja dengan baik. Kadar gula yang terlalu rendah bisa membuat otak kurang nutrisi lalu lama-kelamaan volumenya akan menyusut. ✳ 2. GALAK Emosi yang meledak-ledak k...

Jauh

Kamu pasti takut sendiri... aku juga... kemarin, waktu kau bilang kau akan pergi jauh aku makin takut Ada semacamperih dalam hati Ynag membuat mataku dipaksa berair Pipiku becek... Sayangnya..... Airmataku ..... Sederas dan sebanyak apapun ia mengalir Tampakna tak punya daya menahanm Untuk tetap disini Maka, detim tu aku pura pura tersenyum dan detik selanjutnya aku menyadari Bahwa ersenyum sama sekali tak melegakan Menjauh untuk menjaga Kau tahu,,, Sejujurnya aku benci konsep itu Terlalu Menyedihkan Seperti perumpamaan klasik Tentang matahari yang mencintai bumi dengan jaraknya Menjauh untuk menjaga Sampai pada baris tulisan ini aku masih belum bisa menerima konsep itu seperti rela menunggu untuk kebahagiaan Lagi-lagi entahlah Barangkali karena kau terlalu merindukanmu hingga bahkan aku rela menunggumu Terlebih lagi membuatmu menunggu