Skip to main content

Beasiswa MOST Taiwan Program Gelar S2 dan S3

       
Beragam pilihan beasiswa di Taiwan sedang dibuka saat ini. Misalnya beasiswa Taiwan ICDF, beasiswa Kementerian Pendidikan Taiwan, dan belum lama ini juga dibuka beasiswa Kementerian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (MOST) Taiwan. Beasiswa MOST Taiwan ini menawarkan dukungan biaya studi untuk program gelar S2 dan S3 di universitas-universitas Taiwan. Per bulannya penerima beasiswa akan memperoleh tunjangan dari MOST sebesar NTD 30.000 atau sekitar Rp 12 juta lebih. 
        Beasiswa MOST adalah beasiswa parsial. Penerima beasiswa masih harus membiayai kebutuhan studi lainnya, seperti biaya kuliah, biaya keberangkatan, tempat tinggal, dll. Meski begitu, tunjangan bulanan yang diberikan akan turut membantu meringankan biaya studi di Taiwan. 
      Beasiswa MOST program S2 diberikan untuk maksimal 2 tahun. Sementara, beasiswa S3 dari MOST diberikan selama maksimal 3 tahun. 
Persyaratan: 
1. Lulus perguruan tinggi atau universitas dengan hasil akademik yang baik, karakter moral yang baik, serta tidak memiliki catatan kriminal 
2. Bukan berkewarganegaraan Republik Cina (Taiwan)
3. Bukan mahasiswa senegara yang ada di luar negeri
4. Tidak pernah belajar di institusi pendidikan Taiwan pada jenjang gelar yang sama di mana ia mendaftar, sudah terdaftar atau mengikutinya di Taiwan
5. Bukan mahasiswa pertukaran pelajar atau mahasiswa double (joint) degree melalui perjanjian kerjasama antara universitas/perguruan tinggi luar negeri dan institusi pendidikan di Taiwan ketika menerima beasiswa
6. Sebelumnya belum pernah memperoleh beasiswa yang dibatalkan oleh lembaga pemerintah China atau institusi relevan lainnya

Dokumen aplikasi: 
1. Formulir Aplikasi Beasiswa (Unduh)
2. Fotokopi Pasport dan Kartu Keluarga
3. Fotokopi ijasah terakhir dan transkip nilai. Jika kedua dokumen tersebut tidak dalam Bahasa mandarin atau inggris maka harus ditranslet dalam bahasa mandarin atau inggris. Jika kedua dokumen tersebut dikeluarkan oleh negara lain selain Taiwan atau instansi pendidikan Internasional lainnya, maka kedua dokumen tersebut harus dilegalisir terlebih dahulu oleh Kantor Perwakilan Taiwan setempat sebelum diserahkan.
4. Fotokopi surat Aplikasi Pendaftaraan Universitas (seperti : Fotokopi bukti transfer uang pendaftaran, formulir pendaftaran universitas, fotokopi bukti tanda terima aplikasi pendaftaran, email
5. Fotokopi Sertifikat Kemampuan Bahasa:
   ▪ Untuk pendaftar yang TIDAK menggunakan Program bahasa Inggris secara keseluruhan:
Fotokopi sertifikat level Advanced (Band B) atau level 2 diatasnya “Test of Chinese as a Foreign Language” (TOCFL). Sertifikat lain selain sertifikat TOCFL tidak memenuhi syarat untuk mengajukan beasiswa ini. http://www.sc-top.org.tw/english/eng_index.php
▪ Untuk Pendaftar yang menggunakan Program bahasa Inggris secara keseluruhan:
Fotokopi sertifikat TOEFL test atau sertifikat test kemampuan bahasa dari Instansi yang sudah diakui Internasional.
6. Dua lembar surat rekomendasi yang sudah di tanda tangani dan tertutup rapat dalam amplop ( contoh dari Kepala Sekolah, Rektor, Dekan, Profesor atau supervisor ). Surat rekomendasi dalam bentuk email atau fotokopi tidak berlaku.
7. Biografi dan rencana studi
▪ Unduh: panduan aplikasi 
Pendaftaran: 
Pelamar yang berminat dapat mengajukan beasiswa MOST Taiwan dengan mengirimkan dokumen aplikasi di atas ke alamat:


Kantor Taipei Economic and Trade Office
Gedung Artha Graha lt.17, 
Jl. Jend Sudirman kav 52-53, SCBD, 
Jakarta 12190

Tuliskan pada amplop “Beasiswa MOST Taiwan”

Dokumen aplikasi diterima paling lambat 31 Maret 2017. Untuk pertanyaan dapat disampaikan langsung melalui email: beasiswa@teto.or.id atau unduh panduan aplikasi yang disediakan TETO. Semoga beasiswa!

Comments

Popular posts from this blog

Beasiswa Australia 2017 – 2018 Program S2, S3

            Pemerintah Australia 2017 – 2018 tersebut siap menerima aplikasi beasiswa S2 atau beasiswa S3 untuk studi di sejumlah universitas terkemuka Australia. Ada persamaan beasiswa Australia Awards dengan beasiswa NZAS dari New Zealand. Yakni keduanya merupakan beasiswa penuh yang menawarkan beragam pilihan tujuan universitas.              Beasiswa Australia Awards 2017 – 2018 memberi kesempatan bagi kandidat Indonesia yang memiliki kualitas pribadi maupun profesional, kompetensi akademik, dan yang paling penting potensi untuk memberikan pengaruh bagi tantangan pembangunan di Indonesia. Sangat dianjurkan bagi pelamar dari kalangan perempuan, penderita disabilitas, dan mereka yang berasal dari fokus area berikut, yakni Aceh, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Papua, dan Papua Barat.             ...

PENYEBAB OTAK MENGECIL (ATROFI CEREBRI).

ALANGKAH BAIKNYA KALAU KITA MENGETAHUI BEBERAPA HAL YANG MENYEBABKAN OTAK MENGECIL (ATROFI CEREBRI). Proses penuaan bisa membuat volume otak mengecil karena sebagian selnya akan mati atau mulai mengalami kerusakan. Beberapa kebiasaan buruk bisa membuat proses tersebut terjadi lebih cepat, sehingga volume otak menyusut sejak masih muda. Hal-hal sepele yang sering diabaikan seperti misalnya TIDAK SARAPAN, rupanya sangat berpengaruh terhadap fungsi otak. Begitu juga dengan kebiasaan-kebiasaan yang kadang tidak terlalu diperhatikan, mulai dari kurang tidur hingga jarang bicara. Selengkapnya, kebiasaan-kebiasaan buruk yang membuat volume otak menyusut adalah sbb, seperti dikutip dari Healthmad ✳ 1. TIDAK SARAPAN Sarapan di pagi hari penting untuk menjaga kadar gula darah, yang dibutuhkan agar otak bisa bekerja dengan baik. Kadar gula yang terlalu rendah bisa membuat otak kurang nutrisi lalu lama-kelamaan volumenya akan menyusut. ✳ 2. GALAK Emosi yang meledak-ledak k...

Beasiswa GSEP S1 di Tokyo Institute of Technology, Jepang 2017

Siapa tak kenal salah satu universitas terbaik Jepang ini. Ya, Tokyo Institute of Technology (Tokyo Tech). Bila Anda lulusan SMA/SMK/sederajat dan berniat melanjutkan kuliah S1 di sana, tahun ini Tokyo Tech, menyediakan  beasiswa penuh  yang menanggung biaya studi selama empat tahun pendidikan S1 yang dimulai 2017. Beasiswa ini tersedia bagi pelamar Global Scientists and Engineers Program (GSEP). Yakni program baru di Tokyo Institute of Technology untuk mencari kandidat internasional potensial yang ingin mengenyam pendidikan teknik dan sains di kampus mereka. Yang menarik dari GSEP adalah semua mata kuliah diajarkan dalam bahasa Inggris. Memungkinkan bagi pelamar yang memiliki keterbatasan dalam berbahasa Jepang atau tidak mengerti bahasa Jepang sama sekali. Jadi, bila Anda memiliki rencana melanjutkan S1 di Tokyo Institute of Technology, program beasiswa GSEP 2017 ini layak Anda pertimbangkan. Kandidat terpilih nantinya akan mengambil gelar Bachelor of Engineering di...