Skip to main content

Halmahera Art

Dear Halma, temanku yang luar biasa...
Sekalipun engkau hidup berlimpahan
dan berkecukupan dana, tetaplah

hidup dengan sederhana.


Tidaklah sulit menciptakan sifat yang
baik yaitu sikap rendah hati dan

sederhana. Orang yang memiliki sikap
rendah hati selalu berusaha menjadi
pribadi yang bisa menerima orang
lain, tidak sombong, atau terlalu
memperlihatkan kelebihan-kelebihan
yang dimiliki.


Tidak usahlah kita risaukan, jika
orang lain tidak tahu apa yang kita
miliki atau seberapa tinggi kemampuan
kita melakukan segala sesuatu.

Orang lain bisa menilai 'kualitas

seseorang' hanya dengan melihat
sikap, tutur kata, dan perilaku
sehari-hari yang kita lakukan.


Dengan bersikap rendah hati, berarti
kita telah menjaga diri kita sendiri.
Dengan bersikap rendah hati, berarti
kita telah menempatkan diri di posisi
yang nyaman, tenang, damai dan
tentram.


Jika hati sudah merasa nyaman, damai
dan tentram, maka secara otomatis
Anda akan tampak bersahaja dan

bahagia.  Bukankah itu yang kita
inginkan? :-)


Marilah kita bersikap rendah hati,

dan membiasakan diri, untuk selalu 
hidup sederhana...

Comments

Popular posts from this blog

Goa Surowono

Gua Surowono Kediri merupakan lorong bawah tanah dengan sungai yang airnya sangat jernih. Gua ini berada di Desa Canggu, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, yang konon merupakan sistem kanal, bagian dari  Candi Surowono , yang telah ada sejak jaman Kerajaan Kediri . Goa Surowono sebenarnya adalah aliran sungai (kanal) bawah tanah, yang menurut cerita dari penduduk setempat, sudah ada sejak jaman Kerajaan Kadiri, dan tidak ada yang tahu kapan tempat ini dibuat. Di jaman dahulu, Goa Surowono ini digunakan sebagai saluran irigasi karena berbentuk kanal dan mempunyai 5 cabang lorong utama dan panjang sekitar 800 meter bila dihitung dari ujung muara hingga bertemu aliran sungai. Karena berbentuk kanal (aliran sungai bawah tanah), rugi bila kamu berkunjung kesini dan tidak mencoba untuk memasuki terowongannya. Di awal lorong tempat masuk Goa, tingginya sekitar 160cm, bisa dilewati oleh tubuh orang dewasa. Semakin masuk ke dalam goa, leba...

Jauh

Kamu pasti takut sendiri... aku juga... kemarin, waktu kau bilang kau akan pergi jauh aku makin takut Ada semacamperih dalam hati Ynag membuat mataku dipaksa berair Pipiku becek... Sayangnya..... Airmataku ..... Sederas dan sebanyak apapun ia mengalir Tampakna tak punya daya menahanm Untuk tetap disini Maka, detim tu aku pura pura tersenyum dan detik selanjutnya aku menyadari Bahwa ersenyum sama sekali tak melegakan Menjauh untuk menjaga Kau tahu,,, Sejujurnya aku benci konsep itu Terlalu Menyedihkan Seperti perumpamaan klasik Tentang matahari yang mencintai bumi dengan jaraknya Menjauh untuk menjaga Sampai pada baris tulisan ini aku masih belum bisa menerima konsep itu seperti rela menunggu untuk kebahagiaan Lagi-lagi entahlah Barangkali karena kau terlalu merindukanmu hingga bahkan aku rela menunggumu Terlebih lagi membuatmu menunggu

Dua Orang Calon Nelayan

Sekedar cerita, ada dua orang calon nelayan, sebut saja si optimis dan si pesimis. Mereka berdua sama-sama punya tabungan sedikit. Tapi si optimis berani menggunakan tabungannya untuk membeli jaring ikan, dan menyewa perahu. Sementara si pesimis tak mau mengeluarkan uangnya untuk membeli jaring dan menyewa perahu. . Akhirnya apa yang terjadi, dengan menggunakan perahu dan jaring, si Optimis setiap hari selalu mampu menangkap banyak ikan dan menjualnya. Sehingga ia bisa mendapatkan uang lebih banyak dari profesinya sebagai nelayan yang sukses. Sementara si Pesimis masih dengan sisa tabungannya yang sedikit. Tapi karena tak mau membeli jaring dan menyewa perahu, bahkan membeli alat pancing pun tak mau, akhirnya ia berusaha berenang ke lautan dan mengejar ikan satu per satu. Namun bukannya dapat, malah si pesimis hampir tenggelam.  . Si Optimis akhirnya sukses mendapat penghasilan sebagai nelayan, uang tabungannya yang ia pakai utuk membeli jaring dan menyewa perah...