Skip to main content

Halmahera Art

Dear Halma, temanku yang luar biasa...
Sekalipun engkau hidup berlimpahan
dan berkecukupan dana, tetaplah

hidup dengan sederhana.


Tidaklah sulit menciptakan sifat yang
baik yaitu sikap rendah hati dan

sederhana. Orang yang memiliki sikap
rendah hati selalu berusaha menjadi
pribadi yang bisa menerima orang
lain, tidak sombong, atau terlalu
memperlihatkan kelebihan-kelebihan
yang dimiliki.


Tidak usahlah kita risaukan, jika
orang lain tidak tahu apa yang kita
miliki atau seberapa tinggi kemampuan
kita melakukan segala sesuatu.

Orang lain bisa menilai 'kualitas

seseorang' hanya dengan melihat
sikap, tutur kata, dan perilaku
sehari-hari yang kita lakukan.


Dengan bersikap rendah hati, berarti
kita telah menjaga diri kita sendiri.
Dengan bersikap rendah hati, berarti
kita telah menempatkan diri di posisi
yang nyaman, tenang, damai dan
tentram.


Jika hati sudah merasa nyaman, damai
dan tentram, maka secara otomatis
Anda akan tampak bersahaja dan

bahagia.  Bukankah itu yang kita
inginkan? :-)


Marilah kita bersikap rendah hati,

dan membiasakan diri, untuk selalu 
hidup sederhana...

Comments

Popular posts from this blog

Jauh

Kamu pasti takut sendiri... aku juga... kemarin, waktu kau bilang kau akan pergi jauh aku makin takut Ada semacamperih dalam hati Ynag membuat mataku dipaksa berair Pipiku becek... Sayangnya..... Airmataku ..... Sederas dan sebanyak apapun ia mengalir Tampakna tak punya daya menahanm Untuk tetap disini Maka, detim tu aku pura pura tersenyum dan detik selanjutnya aku menyadari Bahwa ersenyum sama sekali tak melegakan Menjauh untuk menjaga Kau tahu,,, Sejujurnya aku benci konsep itu Terlalu Menyedihkan Seperti perumpamaan klasik Tentang matahari yang mencintai bumi dengan jaraknya Menjauh untuk menjaga Sampai pada baris tulisan ini aku masih belum bisa menerima konsep itu seperti rela menunggu untuk kebahagiaan Lagi-lagi entahlah Barangkali karena kau terlalu merindukanmu hingga bahkan aku rela menunggumu Terlebih lagi membuatmu menunggu

Dua Orang Calon Nelayan

Sekedar cerita, ada dua orang calon nelayan, sebut saja si optimis dan si pesimis. Mereka berdua sama-sama punya tabungan sedikit. Tapi si optimis berani menggunakan tabungannya untuk membeli jaring ikan, dan menyewa perahu. Sementara si pesimis tak mau mengeluarkan uangnya untuk membeli jaring dan menyewa perahu. . Akhirnya apa yang terjadi, dengan menggunakan perahu dan jaring, si Optimis setiap hari selalu mampu menangkap banyak ikan dan menjualnya. Sehingga ia bisa mendapatkan uang lebih banyak dari profesinya sebagai nelayan yang sukses. Sementara si Pesimis masih dengan sisa tabungannya yang sedikit. Tapi karena tak mau membeli jaring dan menyewa perahu, bahkan membeli alat pancing pun tak mau, akhirnya ia berusaha berenang ke lautan dan mengejar ikan satu per satu. Namun bukannya dapat, malah si pesimis hampir tenggelam.  . Si Optimis akhirnya sukses mendapat penghasilan sebagai nelayan, uang tabungannya yang ia pakai utuk membeli jaring dan menyewa perah...

Dunia Selalu Berputar

"Tidak baik jika kita menutup-nutupi kelemahan dan kegagalan dengan banyak alasan . Terimalah, dan hadapilah kegagalan itu sebagai pengalaman dan pelajaran berharga, agar bisa jadi pedoman dan tuntunan untuk mencapai kemajuan dan keberhasilan yang lebih berarti di kemudian hari" Dear  Halma , Kita tahu bahwa dunia ini selalu berputar. Adakalanya manusia ada di bawah, atau sebaliknya ada di atas. Ada orang bertanya kepada saya, bagaimana dengan kenyataan yang sering kita lihat begitu banyak orang-orang yang selalu di bawah? Bukankah mereka juga tinggal di bumi yang sama dengan orang-orang yang mampu dan kuat berada di atas? Sering kita lihat orang-orang yang sudah di atas malah semakin ke atas. Temanku, pandangan itu semua hanyalah ironi . Kita tidak pernah tahu apa   yang terjadi pada mereka yang sudah   ada di atas. Kebanyakan di antara   kita melihat mereka yang di atas selalu dari 'materi' atau jabatan. Namun perca...