Skip to main content

Beasiswa S2 Jurnalistik di Hong Kong


Kesempatan beasiswa S2 ini terbuka bagi Anda yang menyukai dunia jurnalisme. Hinrich Foundation melalui beasiswanyaHinrich Global Trade Leader Scholarshipmenawarkan beasiswa S2 jurnalistik bagi warganegara di lima negara Asia, yakni Indonesia, India, Camboja, Filipina, dan Vietnam. Beasiswa S2 jurnalistik ini berlangsung di salah satu universitas Hong Kong, tepatnya Hong Kong Baptist University. Studi yang ditawarkan adalah Master of Arts in International Journalism Studies.

Yang menarik dari beasiswa Hinrich Foundation, penerima beasiswa tidak saja diberikan beasiswa penuh, tapi juga magang selama program, sekaligus langsung diberikan pekerjaan setelah selesai.

Beasiswa yang diberikan meliputi biaya kuliah penuh, biaya hidup bulanan dan tunjangan insidentil, tiket pesawat, visa, dan materi-materi pendidikan.

Selama studi, penerima beasiswa akan mengikuti magang satu tahun. Kemudian bekerja untuk Hinrich Foundation atau perusahaan mitra selama dua tahun setelah menyelesaikan pendidikan tersebut. Gaji akan dibayarkan sesuai tarif lokal di Hong Kong.

Persyaratan: 
1. Warganegara Indonesia, Kamboja, India, Vietnam, dan Filipina
2. Memiliki gelar sarjana yang relevan
3. IELTS minimal 6.5
4. Memenuhi semua 
persyaratan akademik dan universitas lainnya

Pendaftaran: 
Pengajuan beasiswa S2 jurnalistik Hinrich Foundational dilakukan secara online. Silakan daftarkan diri Anda melalui laman 
Hinrich Foundation paling lambat 1 Mei 2016.

Comments

Popular posts from this blog

Dua Orang Calon Nelayan

Sekedar cerita, ada dua orang calon nelayan, sebut saja si optimis dan si pesimis. Mereka berdua sama-sama punya tabungan sedikit. Tapi si optimis berani menggunakan tabungannya untuk membeli jaring ikan, dan menyewa perahu. Sementara si pesimis tak mau mengeluarkan uangnya untuk membeli jaring dan menyewa perahu. . Akhirnya apa yang terjadi, dengan menggunakan perahu dan jaring, si Optimis setiap hari selalu mampu menangkap banyak ikan dan menjualnya. Sehingga ia bisa mendapatkan uang lebih banyak dari profesinya sebagai nelayan yang sukses. Sementara si Pesimis masih dengan sisa tabungannya yang sedikit. Tapi karena tak mau membeli jaring dan menyewa perahu, bahkan membeli alat pancing pun tak mau, akhirnya ia berusaha berenang ke lautan dan mengejar ikan satu per satu. Namun bukannya dapat, malah si pesimis hampir tenggelam.  . Si Optimis akhirnya sukses mendapat penghasilan sebagai nelayan, uang tabungannya yang ia pakai utuk membeli jaring dan menyewa perah...

PENYEBAB OTAK MENGECIL (ATROFI CEREBRI).

ALANGKAH BAIKNYA KALAU KITA MENGETAHUI BEBERAPA HAL YANG MENYEBABKAN OTAK MENGECIL (ATROFI CEREBRI). Proses penuaan bisa membuat volume otak mengecil karena sebagian selnya akan mati atau mulai mengalami kerusakan. Beberapa kebiasaan buruk bisa membuat proses tersebut terjadi lebih cepat, sehingga volume otak menyusut sejak masih muda. Hal-hal sepele yang sering diabaikan seperti misalnya TIDAK SARAPAN, rupanya sangat berpengaruh terhadap fungsi otak. Begitu juga dengan kebiasaan-kebiasaan yang kadang tidak terlalu diperhatikan, mulai dari kurang tidur hingga jarang bicara. Selengkapnya, kebiasaan-kebiasaan buruk yang membuat volume otak menyusut adalah sbb, seperti dikutip dari Healthmad ✳ 1. TIDAK SARAPAN Sarapan di pagi hari penting untuk menjaga kadar gula darah, yang dibutuhkan agar otak bisa bekerja dengan baik. Kadar gula yang terlalu rendah bisa membuat otak kurang nutrisi lalu lama-kelamaan volumenya akan menyusut. ✳ 2. GALAK Emosi yang meledak-ledak k...

Jauh

Kamu pasti takut sendiri... aku juga... kemarin, waktu kau bilang kau akan pergi jauh aku makin takut Ada semacamperih dalam hati Ynag membuat mataku dipaksa berair Pipiku becek... Sayangnya..... Airmataku ..... Sederas dan sebanyak apapun ia mengalir Tampakna tak punya daya menahanm Untuk tetap disini Maka, detim tu aku pura pura tersenyum dan detik selanjutnya aku menyadari Bahwa ersenyum sama sekali tak melegakan Menjauh untuk menjaga Kau tahu,,, Sejujurnya aku benci konsep itu Terlalu Menyedihkan Seperti perumpamaan klasik Tentang matahari yang mencintai bumi dengan jaraknya Menjauh untuk menjaga Sampai pada baris tulisan ini aku masih belum bisa menerima konsep itu seperti rela menunggu untuk kebahagiaan Lagi-lagi entahlah Barangkali karena kau terlalu merindukanmu hingga bahkan aku rela menunggumu Terlebih lagi membuatmu menunggu